Rabu, 08 Januari 2014

Setiamu Pada-Q



2
Thn bersama pn mungkin bukanlah waktu yang sebentar. Mengenal, memahami, saling mengerti, bisa jadi cemburu, manja, dll itu merupakan kebiasaan-Q yg amat tdk pn sukai, mencoba untuk tetap sabar itu adalah pn,,,,, ketika dulu bersama-Q. Namun sikap setia dan snantiasa mencoba memberikan pengertian itu adalah kebiasaan pn.
Teramat beruntungnya Q yang dapatkan pn mz,,,,,,,,,
Kebahagiaan yang demikian yang seharusnya ku jaga dan menjadi dasar pengertian serta setia-Q,,,,,, namun ternyata aku kalah dengan kekuasaan,,,,,,, sikapQ dan kesalahanQ mencoba mengenal dan menerima pinangan orang ketika masih bersama dgn komitmen qt itu adalah kesalahanQ,,,,,,, dgn berpedoman bahwa jika jodoh tentu tak kan kemana.
H
Ingga beberapa bulan aku mencoba untuk mengenalinya,,,,,,,, dan berfikir dy org yang baik,,,,, karna kepolosan wajahnya. Dan aku telah melakukan kesalahan terbesarQ ke pn,,,,, mz, karna tdk mendampingi pn untuk berproses,,,,,,, .
Hingga akhirnya benar-benar kutemukan kekuasaan tangan tuhan dalam menata skenario kehidupan ini agar setiap makhluknya hidup itu untuk berfikir,
  “Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang memberi penerangan sambil memalingkan lambungnya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat kehinaan di dunia dan pada hari Kiamat Kami berikan kepadanya rasa azab neraka yang membakar.” (QS. al-Hajj [22]: 8-9).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar